Sahabat Dharmais,

Radiasi kepala dan leher dapat menimbulkan efek samping pada rongga mulut.

Sehingga perawatan gigi dan mulut pada pasien yang akan dan setelah menjalani radiasi kepala leher bertujuan untuk mencegah terjadinya efek samping tersebut.

Komplikasi Radiasi Kepala Leher pada Rongga Mulut

  1. Infeksi jamur, bakteri dan virus : Penurunan pertahanan rongga mulut dan jumlah air liur akibat radiasi kepala leher, menyebabkan rongga mulut rentan terinfeksi jamur, bakteri  dan/atau virus.
  1. Mukositits Oral : Adalah sariawan menyeluruh pada rongga mulut akibat radiasi kepala dan leher.
  1. Kaku pada otot dan sendi rahang : Radiasi kepala leher dapat menyebabkan bukaan mulut, sehingga bukaan mulut menjadi sempit.
  1. Berkurangnya air ludah : Penurunan fungsi kelenjar air ludah, yang ditandai dengan jumlah air ludah menjadi berkurang dalam mulut menjadi terasa kering dan asam.
  1. Gigi keropos dan gigi sensitif : Radiasi kepala leher menyebabkan pelepasan mineral pada gigi sehingga gigi menjadi lebih mudah keropos dan sensitif. Dapat dicegah dengan pemberian topikal fluoridasi.
  1. Penurunan indera pengecapan : Adalah penuntutan sensivitas lidah dalam mengecap rasa, sehingga makanan dan minuman terasa hambar.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

  1. Persiapan pada rongga mulut sebelum radiasi kepala leher :
  • Pencabutan gigi pada gigi yang tidak dapat dilakukan penambalan
  • Penambalan gigi
  • Pembersihan karang gigi
  • Pemberian topikal fluoridasi
  1. Perawatan selama radiasi kepala leher :
  • Menyikat gigi secara teratur 30 menit setelah makan dan sebelum tidur
  • Berkumur setelah makan
  • Minum air putih yang banyak
  • Senam mulut, yaitu buka tutup mulut selama 10 menit, 3 kali sehari
  1. Perawatan setelah radiasi kepala leher :
  • Kontrol rutin ke dokter gigi
  • Pemberian topikal flouridasi setiap 1 bulan sampai 3 bulan sekali