Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, RS Kanker Dharmais menyelenggarakan Upacara Tabur Bunga pada Selasa, 18 November 2025, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh serta tenaga kesehatan yang telah berjasa dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan, dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked(Cardio), Sp.JP(K), FIHA, FasCC, menyampaikan bahwa upacara ini dilaksanakan dengan khidmat untuk mengenang para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur saat berjuang melawan Covid-19. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang tetap berada di garis depan meskipun menghadapi risiko besar.
“Keteladanan mereka akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan dan pembangunan kesehatan bangsa ini,” ujarnya.
Adapun nama-nama tenaga medis dan tenaga kesehatan yang mendapat penghormatan dalam Upacara Tabur Bunga HKN ke-61 Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Kementerian Kesehatan RI – Kuwat Sri Hudoyo
2. RS Kanker Dharmais – Nanang Triharyadi
3. RSUD Sawah Besar – Yogi Wahyu Andrianto
4. RSUD Cengkareng – Nurhasanah
5. RSPAD Gatot Subroto – Novera
6. RS Duta Indah – dr. Ratih Purwarini
7. Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan – Ika Septiani
8. Puskesmas Kecamatan Cakung – dr. Ridwan Ahmad Aldana
dr. Winda menegaskan bahwa nama-nama tersebut bukan sekadar daftar, tetapi merupakan pribadi-pribadi yang telah menunjukkan pengabdian tulus dan memberikan arti besar bagi keselamatan banyak nyawa. Para peserta upacara menyampaikan duka cita serta penghargaan yang mendalam, seraya berharap seluruh amal baik dan perjuangan mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan, ketabahan, serta limpahan keberkahan. Terima kasih telah merelakan orang-orang tercinta mengabdi hingga akhir,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan upacara tabur bunga pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini merupakan wujud cinta dan penghormatan dari seluruh insan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, dr. Sahruna, M.K.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang para tenaga kesehatan yang telah gugur dan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan selama masa pandemi Covid-19.
Ia menjelaskan bahwa pemakaman di Tegal Alur hanya mewakili sebagian kecil dari mereka, karena banyak tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan yang wafat akibat Covid-19 dan dimakamkan di berbagai TPU di seluruh Jakarta.
“Melalui momen ini, kita memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan tersebut, agar kita dapat terus mengingat dan merasakan perjuangan mereka dalam melayani masyarakat,” katanya.
dr. Sahruna berharap seluruh insan kesehatan yang masih bertugas dapat melanjutkan pengabdian para pendahulunya dalam memberikan pelayanan terbaik, sehingga derajat kesehatan masyarakat Indonesia dapat terus meningkat.
“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi para tenaga kesehatan yang telah mendahului kita,” harapnya.
Leave a Comment