Kanker pada Anak

Kanker dapat menyerang semua golongan umur termasuk juga anak-anak. Walaupun angka kejadiannya termasuk jarang (2-3% dari seluruh kejadian kanker pada manusia), namun orang tua perlu mewaspadai jika ada benjolan apapun di tubuh anak.

Berdasarkan data WHO, setiap tahun penderita kanker bertambah 6,25 juta orang dan 4% (250 ribu) diantaranya adalah anak-anak. Di Indonesia diperkirakan terdapat 4.100 kasus baru kanker pada anak.


Tanda dan Gejala

Hal-hal yang harus diwaspadai jika terjadi pada anak :

1.Benjolan di kepala, sakit kepala, muntah, rewel, kepala membesar (pada kanker otak)

2.Benjolan di mata, mata merah, mata juling, mata seperti mata kucing (pada retinoblastoma)

3.Benjolan di leher ataupun di tempat lain yang cepat membesar (limfoma)

4.Benjolan di dada, sesak nafas (kanker paru ataupun limfoma)

5.Kencing darah, tekanan darah tinggi (kanker ginjal)

6.Benjolan di perut, kulit berwarna kuning

7.Demam, bitnik-bintik merah pada kulit, perut membesar, lesu, pucat (kanker darah)

8.Tiba-tiba tidak dapat berjalan (kanker syaraf)

9.Benjolan keras di scrotum/buah zakar (kanker scrotum)

10.Pembengkakan/benjolan tungkai (kanker tulang)


Kanker pada anak sulit untuk dideteksi, oleh karena itu setiap BENJOLAN yang terdapat di tubuh anak harus dicurigai sebagai suatu keganasan/kanker dan segera diperiksakan ke dokter.


Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab kanker pada anak belum dapat diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Faktor-faktor tersebut yang kita sebut sebagai faktor risiko kanker.

Secara umum, faktor risiko kanker pada anak tidak dapat dikurangi dengan merubah perilaku. Faktor risiko kanker pada anak yaitu :

1.Memakan makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya (pewarna, pengawet, dll)

2.Kurang mengkonsumsi buah, sayur dan serat

3.Terlalu banyak mengkonsumsi lemak

4.Bahan kimia

5.Obat-obatan

6.Infeksi

7.Makanan


Pencegahan 

•Ajarkan pentingnya untuk tidak merokok

•Jauhkan anak dari asap rokok

•Berikan vaksinasi lengkap sesuai umur

•Berikan makanan bergizi seimbang

•Hindari paparan sinar matahari


Deteksi Dini

Kanker pada anak sulit untuk dideteksi dini. Dari semua jenis kanker anak, hanya retinoblastoma yang dapat dideteksi dini.

Deteksi Dini Retinoblastoma (kanker retina) dilakukan dengan metode pemeriksaan LIHAT MERAH, yaitu :

1.Dokter menggunakan opthalmoskop dan mengarahkan cahaya ke mata anak. Anak diarahkan untuk melihat sumber cahaya.

2.Warna merah cerah dan bitnik putih kecil di kornea mata adalah reflek mata normal.

3.Jika tidak tampak warna merah pada kornea mata memperlihatkan penyakit mata yang serius