Pelayanan Radiologi Intervensi adalah suatu pelayanan tindakan radiologi intervensi yang dilakukan di ruangan Angiografi (Cath Lab) yang dirancang khusus untuk pasien yang menjalani diagnostik dan atau terapi dengan menggunakan peralatan khusus (kateter/mikrokateter, agen kemoterapi, agen embolant berupa PVA, gelfoam dll) dan kontras. Pelayanan ini dapat menggunakan radiasi pengion dan atau non pengion. Tindakan radiologi intervensi antara lain, DSA, TACE, TACI, TAE, Skleroterapi, dan lainnya.


Sahabat Dharmais kali ini kami menemui dr. Achmad Fachri, Sp.Rad(K), yang tergabung dalam tim Radiologi Intervensi Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais. dr. Fachri menjelaskan bahwa tindakan DSA (Digital Substraction Angiography) adalah tindakan diagnostik radiologi intervensi dalam mengevaluasi kondisi pembuluh darah /vaskularisasi suatu tumor/lesi pada lokasi tertentu.


“TACE (Transarterial Chemoembolization) adalah tindakan radiologi intervensi dalam memberikan agen kemoterapi dan embolan secara superselektif pada feeding artery (misalnya arteri hepatika pada kasus HCC)“.


“TACI (Transarterial Chemoinfusion) adalah tindakan radiologi intervensi dalam memberikan agen kemoterapi secara superselektif pada feeding artery (misalnya arteri karotis eksterna pada kasus tumor Head and Neck)”.


“TAE (Transarterial Embolization) adalah tindakan radiologi intervensi dalam memberikan agen embolan secara superselektif pada feeding artery (misalnya pada kasus perdarahan atau embolisasi pre operatif)”.


“Skleroterapi adalah tindakan radiologi intervensi dalam memberikan agen sklerosan baik secara punksi direk, intraarterial, maupun intravena, pada suatu tumor vaskular/malformasi vascular”.


Sedangkan,“Kontras adalah suatu obat berbentuk cairan, yang dimasukkan ke intravaskular (arteri/vena) untuk memperjelas gambaran struktur vaskular/morfologi lesi dalam rangka diagnostik". Ucap dr. Fachri menjelaskan secara detail usai melaksanakan tindakan kepada pasien.


Berikut ini tim dokter Radiologi Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais:
1. dr. Rosalina, SpRad(K)
2. dr. Galuh Ayu Treswari, SpRad(K)
3. dr. Kardinah, SpRad(K)
4. dr. Sariningsih Hikmawati, SpRad(K)
5. dr. Tato Heryanto, SpRad(K)
6. dr. Achmad Fachri, SpRad(K)
7. dr. Rio Hermawan, SpRad(K)