narasumber sedang memaparkan penyuluhan terkait kemoterapi

narasumber sedang memaparkan penyuluhan terkait kemoterapi

para pengunjung antusias mendengarkan pengarahan seputar kemoterapi

para pengunjung antusias mendengarkan pengarahan seputar kemoterapi

RS.Kanker “Dharmais” mengadakan penyuluhan bagi masyarakat awam, pengunjung, dan pasien yang diadakan setiap 2 kali dalam 1 bulan di ruang tunggu poli lantai 2 rumah sakit kanker “dharmais pada tanggal 4 September 2018 .

Dimana materi penyuluhan berupa cara pengobatan kanker, yang dapat digolongkan sebagai berikut : pembedahan ( Operasi ), yaitu mengambil jaringan tumor, radiasi, membunuh tumor dengan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel kanker , kemoterapi terapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker, hormon terapi, menghambat kanker yang perkembangannya tergantung pada hormon dan biologi terapi atau imunoterapi, menggunakan kemampuan biologi tubuh yang alamiah untuk memerangi tumor. Tergantung pada tahapan kanker , cara pengobatan dapat tunggal ataupun kombinasi dari jenis pengobatan diatas.
Kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memberikan zat/obat yang mempunyai khasiat membunuh kanker dan memberikan secara sistemik . Kemoterapi merupakan pengobatan sistemik , sebagian besar diberikan dengan cara injeksi kedalam pembuluh darah balik vena, sebagian kecil dapat berupa tablet / capsul dan kadang-kaadang ada yang diberikan subcutan atau suntik dibawah kulit, intratekal ( injeksi dalam system syaraf pusat) jarang sekali disuntikkan ke otot . Kemoterapi diberikan secara siklik, dapat secara mingguan, dua mingguan 3-4 minggguan Secara umum obat anti kanker mempunyai akibat terhadap sel kanker yang sedang membelah itu , namun sel-sel yang sehat cepat membelah pun termasuk kena akibat obat kanker tersebut.
Pada Praktek sehari-hari hal yang dikhawatirkan pasien terutama adalah muntah ,sariawan, nafsu makan hilang dan terutama pada wanita adalah rambut mengalami kebotakan. Hal ini wajar, namun dengan penerangan dan persiapan yang baik, antara lain pemeriksaan berkala, obat anti muntah, obat nafsu makan, serta obat lain semua dapat diatasi.