PELAYANAN KANKER TERPADU (integrated cancer service)
dengan TIM KERJA KANKER (cancer taskforces)

Mengapa pelayanan kanker terpadu yang menjadi unggulan?
Keterpaduan pelayanan, konsep khas dari RS Kanker Dharmais, yakni pelayanan kanker yang dilaksanakan oleh sebuah Tim Kerja (Timja) Kanker sesuai dengan jenis kanker-nya. Sejak RS Kanker Dharmais diresmikan pada tahun 1993, RS ini sudah mengusung Timja Kanker sebagai unggulannya. Pada saat itu baru terdapat 10 Timja kanker yang ada. Saat ini sudah berkembang menjadi 13 Timja kanker yang berjalan sangat harmonis dalam memberikan pelayanan kanker kepada pasien.
Prinsip keterpaduan ini berorientasi pada pasien (patient oriented), dimulai sejak menegakkan diagnosis, menentukan terapi dan penilaian hasil pengobatan, serta rehabilitasi fisik, jiwa dan sosial pasien. Timja atau Multi Diciplin Team (MDT) di berbagai negara telah terbukti mampu menangani kanker lebih baik dan sangat direkomendasikan oleh para ahli. Para pakar kanker baik di bidang onkologi medik, onkologi bedah, onkologi radiasi serta bidang kedokteran penunjang lainnya secara terpadu dan bersama menegakkan diagnosis yang tepat, menentukan pengobatan yang sesuai, serta rehabilitasi optimal bagi pasien kanker. Pasien diupayakan tidak hanya mendapatkan satu jenis pengobatan saja, namun juga pengobatan kombinasi sesuai dengan kondisi klinis pasien.
Pelayanan yang terintegrasi dan komprehensif ini didukung oleh tim dokter dari berbagai disiplin, baik klinik maupun pre-klinik. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki RS Kanker Dharmais, seperti RIIM (Ruang Isolasi Imunitas Menurun) dan RIRA (Ruang Isolasi Radio Aktif), untuk mendukung pelayanan pasien kanker, merupakan fasilitas unggulan yang hanya terdapat di RS Kanker Dharmais,
Saat ini di RS Kanker Dharmais telah memiliki 3 (tiga) buah mesin LINAC untuk pelayanan Radioterapi. LINAC terbaru seri Trilogy pengadaan tahun 2016 diharapkan mampu mengurangi waktu tunggu pelayanan Radioterapi yang mencapai 6 (enam) bulan.
RS Kanker Dharmais sebagai Pusat Rujukan Kanker Nasional sangat berharap agar RS lain di Indonesia, khususnya 14 RS yang telah ditunjuk sebagai RS Rujukan Nasional, yang memiliki unggulan kanker, dapat mempunyai Timja yang dapat melakukan penatalaksanaan kanker secara terintegrasi dan komprehensif bagi pasien.

Salam,
Direktur Utama RS Kanker Dharmais,

Prof. Dr. dr. H. Abdul Kadir, Ph.D, SpTHT-KL(K), MARS