Perawatan luka dan stoma
1. Pengertian layanan
Pelayanan perawatan luka dan stoma adalah bentuk praktek mandiri keperawatan profesional di RS Kanker “Dharmais” yang diberikan oleh Perawat Enterostomal Terapist (ETN) yang tersertifikasi secara international di bawah lembaga WCET (World Council Enterostomal Terapist) . saat ini kami sudah mempunyai Poliklinik Perawatan Luka dan Stoma sejak tahun 1997.

2. SDM pelayanan perawatan luka dan stoma

Perawat ETN di Rumah Sakit Kanker “Dharmais” saat ini berjumlah 7 orang , yaitu :
a. Dr. Kemala Rita Wahidi SKP, Sp.Kep.Onk, ETN, MARS
b. N.a. Iik Lolita, Skep Ns, M.Kep, Sp.Kmb, ETN
c. Hardian, Skep Ns, ETN
d. Saratania A, SKP, M.Kep, Sp.Kmb, ETN
e. Ria Andjarwati, SKP, ETN
f. Helen Pardosi, SKEP Ns
g. Betty Eka S, Skep Ns

3. Lokasi Pelayanan

Di seluruh area layanan keperawatan rumah sakit kanker dharmais salah satunya di poli klinik luka dan stoma di poliklinik rawat jalan.

4. Jenis layanan
Jenis layanan perawatan luka dan stoma yang diberikan :
a. Luka kanker
b. Luka post operasi dengan komplikasi
c. Pasien kanker dengan komplikasi luka dekubitus, luka diabetes, venus/arterial ulcer.

Perawatan Paliatif & Home Care
1. Pengertian Perawatan Paliatif
a. Pelayanan Perawatan paliatif pendekatan keperawatan yang bertujuan memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi masalah yang berhubungan dengan penyakit yang dapat mengancam jiwa, dengan mencegah dan megurangi penderitaan melalui identifikasi dini dan penilaian yang seksama serta penanganan nyeri dan masalah-masalah lain, fisik, psikososial dan spiritual.
b. Kualitas hidup pasien adalah keadaan pasien yang dipersepsikan terhadap keadaan pasien sesuai konteks budaya dan sistem nilai yang dianutnya, termasuk tujuan hidup, harapan, dan niatnya. Dimensi dari kualitas hidup menurut Jennifer J. Clinch, Deborah Dudgeeon dan Harvey Schipper (1999) adalah :
a. Gejala Fisik
b. Kemampuan fungsional (aktifitas)
c. Kesejahtraan keluarga
d. Spiritual
e. Fungsi sosial
f. Kepuasan terhadap pengobatan (termasuk masalah keuangan)
g. Orientasi masa depan
h. Kehidupan seksual, termasuk gambaran terhadap diri sendiri
i. Fungsi dalam bekerja
Secara klinis, kualitas hidup pasien dewasa dinilai dengan standard McGill yang telah dimodifikasi, sedang performace status dinilai dengan standard Karnofsky.

c. Home care, adalah layanan perawatan paliatif yang dilakukan di rumah pasien, oleh tenaga paliatif dan atau keluarga atas bimbingan / pengawasan tenaga paliatif.
Homecare terdiri dari dua jenis layanan, yaitu Home visit dan Hospice Home Care. Home visit adalah perawatan pasien dirumah, dimana sebagian besar perawatan dilakukan oleh keluarga, dan tim paliatif melakukan kunjungan dengan jadwal yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Hospice Home Care adalah perawatan paliatif di rumah, dimana pasien memerlukan caregiver terlatih atau tenaga kesehatan profesional selain keluarga pada sebagian besar waktunya.
a) Hospital-based Hospice adalah perawatan paliatif yang dilakukan di ruang hospise RSKD untuk menangani masalah yang timbul pada pasien dengan stadium terminal fase penurunan dan fase terminal, dimana oleh sesuatu hal pasien tidak dapat dirawat di rumah. Pelayanan yang diberikan bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala yang ada, dengan suasana rumah.
b) Sarana (fasilitas) kesehatan, adalah tempat yang menyediakan layanan kesehatan secara medis bagi masyarakat.
c) Kompeten, adalah keadaan kesehatan mental pasien sedemikin rupa sehingga mampu menerima dan memahami informasi yang diperlukan dan mampu membuat keputusan secara rasional berdasarkan informasi tersebut.

2. SDM Pelayanan Paliatif
3. Lokasi layanan
Instalasi Paliati Rumah Sakit Kanker Dharmais di lantai basement gedung utama.

4. Jenis pelayanan paliatif di Rumah Sakit Kanker Dharmais.
a. Pelayanan Paliatif Rawat Inap
b. Pelayan Paliatif Rawat Jalan
c. Pelayanan Paliatif Rawat Rumah / Hospis

5.Foto-Foto Layanan