Hasil dari kegiatan Registrasi Kanker Berbasis Populasi di Jakarta telah dilaporkan ke WHO-IARC pada tahun 2010 untuk diikutsertakan dalam Cancer Incidence in 5 Continents (CI5). Namun, hasil evaluasi pada tahun 2013 melalui surat resmi yang dikirimkan oleh WHO-IARC memberitahukan bahwa data tersebut tidak dapat diikutsertakan, dikarenakan:

-Rate angka kejadian pada tahun 2005-2007 dinilai sangat rendah jika dibandingkan untuk  registrasi kanker wilayah urban. Cakupan belum terpenuhi sehingga kemungkinan besar banyak kasus kanker belum teregistrasi.

-Data kematian pasien kanker (penyebab kanker) yang tersedia masih berasal dari kegiatan registrasi kanker, bukan dari statistik resmi.

Meskipun data tersebut tidak dapat diikutsertakan dalam Cancer Incidence in 5 Continents (CI5), data Jakarta tahun kejadian 2005-2007 dimasukan ke dalam perhitungan estimasi kasus kanker di Indonesia pada situs Globocan 2012. Namun data tersebut masih estimasi dan diestimasi dengan negara sekitar Indonesia.


Bagan Jejaring Registrasi Kanker Berbasis Populasi Jakarta (2008-2012)

File format JPEG ada dalam folder bernama Jejaring Registrasi Kanker Berbasis Populasi Jakarta


Hasil Registrasi Kanker Berbasis Populasi Jakarta (2005-2007)

Mohon unggah file jpeg pada folder berikut dengan urutan sesuai nama file:

1. Incidence Jakarta Male

2. Incidence Jakarta Female

3. 10 kanker di Jakarta

4. Distribusi kasus kanker kelompok umur dan jenis kelamin_1

5. Distribusi kasus kanker kelompok umur dan jenis kelamin_2

6. Kontribusi data RS

7. Kontribusi data puskesmas














Keputusan Menteri Kesehatan No HK 02.02/Menkes/410/2016 Tentang Rumah Sakit Pelaksana Registrasi Kanker dan Rumah Sakit Pusat Pengendali Data Beban Kanker Nasional, menetapkan RS Kanker Dharmais sebagai Pusat Pengendali Data Beban Kanker Nasional dan 14 Rumah Sakit Rujukan Nasional sebagai pelaksana registrasi kanker. Registrasi Kanker Berbasis Populasi Jakarta tahun kejadian 2008-2012 dilaporkan ke RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo. Berdasarkan data Registrasi Kanker Berbasis Rumah Sakit di RS Kanker Dharmais tahun kejadian 2008-2012, pasien terdapat 41% pasien berdomisili Jakarta. 

RS Kanker Dharmais juga bertanggung jawab registrasi kanker di wilayah Jakarta Barat. RS Kanker Dharmais akan melaporkan data pasien yang berdomisili cakupan 26 kabupaten/kota dalam registrasi kanker nasional dengan tahun kejadian 2008-2012 ke RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo sebagai Pengawas Mutu Beban Data Jakarta