Kamis, 8 Juni 2017 bertempat di ruang rapat direksi RS Jantung Harapan Kita Jakarta, dilaksanakan pertemuan lanjutan RS 3 Berlian yang letaknya saling berdampingan di Jalan S. Parman Jakarta Barat, yakni RSAB Harapan Kita, RS Jantung Harapan Kita dan RS Kanker Dharmais.
Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan dari beberapa kali pertemuan sebelumnya yang membahas kelanjutan kerjasama dalam berbagai hal, seperti pelayanan, operasional dan pengadaan barang/jasa. Tiga RS ini bersama dalam satu holding company di bawah Kementerian Kesehatan, tentu merupakan sebuah kekuatan yang cukup besar untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan. Upaya menyusun masterplan bersama yang sudah direncanakan seja beberapa tahun yang lalu pun dibahas kelanjutannya dalam pertemuan kemarin.
Langkah konkrit yang dilakukan dalam pertemuan tersebut adalah membahas MoU bersama kerjasama pelayanan, khususnya dalam hal rujukan dokter spesialis. Sudah beberapa kali dokter di RS Dharmais melakukan operasi di RS Jantung Harapan Kita. Demikian pula para dokter di RS Jantung Harapan Kita yang melakukan operasi di RSAB Harapan Kita. Kesepakatan bersama terkait pembayaran dokternya adalah melalui institusi RS, bukan melalui personal dokter. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah administrasi, akuntabel dan secara professional dapat dipertanggungjawabkan.
Akan segera dilakukan kerjasama untuk pelaksanaan lelang bersama beberapa bahan habis pakai atau sediaan farmasi yang sama dari 3 RS ini, dengan kontrak masing-masing RS mengingat anggaran untuk pembayaran nantinya berasal dari tiga DIPA yang berbeda. Dengan demikian harga dapat ditekan lebih efisien karena jumlah pemesanan yang lebih besar.
Adapun rencana membangun satu pembangkit gas dengan PGN (Perusahaan Gas Negara) yang sudah pernah dibahas beberapa waktu lalu, akan dilanjutkan kembali dengan menghubungi PGN agar segera dapat terealisasi. Hal ini sangat membantu dalam penghematan penggunaan listrik sehingga RS dapat menghemat anggarannya dan dialihkan untuk belanja operasional lainnya.
Satu hal lagi yang akan dilanjutkan adalah membangun klinik PPK tingkat 1 bagi karyawan di 3 RS ini agar karyawan tidak perlu mencari rujukan dulu ke Puskesmas sebelum berobat di RS 3 berlian. Tentunya hal ini akan menghemat waktu bagi karyawan dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab si karyawan tidak terlalu lama ditinggalkan.
Semangat efisiensi, efektifitas dan transparansi dalam penganggaran untuk memberikan perbaikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus didukung oleh semua pihak. Semoga rencana besar RS 3 berlian ini dapat segera diimplementasikan dengan baik. Dengan demikian berbagai penghematan anggaran dapat dicapai untuk dialihkan kepada belanja lain yang diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *