Apa itu HPV (Human Papilloma Virus)?
HPV merupakan virus yang menginfeksi kulit (epidermis) dan membran mulosa manusia seperti mukosa mulut, tenggorokan, kerongkongan, saluran nafas, mata, anus, dan kelamin.
HPV ditularkan melalui hubungan seksual dan non seksual (transmisi dari ibu ke bayi), penggunaan alat-alat yang terkontaminasi, penggunaan WC umum.
Infeksi HPV merupakan penyebab umum dari penyakit menular seksual dan menjadi penyebab utama dari penyakit kanker servik (leher rahim).
Infeksi HPV terdeteksi pada 99,7 % kanker serviks. Kanker Serviks menemapati urutan kedua pada perempuan di dunia setelah kanker payudara, dan menempati urutan pertama di Indonesia.
Jenis virus ini banyak sekali golongannya, mulai dari risiko tinggi/menyebabkan kanker (16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59) dan risiko rendah/tidak menyebabkan kanker (6,11,40,42,43,44,54,61,70,72,81)
Tipe 16 dan 18 disinyalir sebagai penyumbang terbesar terjadinya kanker serviks, yaitu sekitar 70 %. Tipe 31 dan 35 juga memberi kontribusi sekitar 20 %.

Faktor Risiko Terpapar HPV dan Kanker Serviks
Pada wanita :
•Usia muda (20-24 thn)
•Jumlah pasangan seksual > 1
•Hubungan seksual di usia muda
•Gaya hidup pasangan
•Merokok
•Terpapar infeksi yang ditularkan secara seksual (IMS)
•Ibu atau saudara perempuan yang menderita kanker leher rahim
•Penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu yang lama
•Pasangan yang tidak disunat
•Penurunan kekebalan tubuh (seperti ; HIV/AIDS, Asthma dan Lupus)

Pada pria :
•Usia muda (25-29 tahun)
•Jumlah pasangan seksual > 1
•Tidak disunat

Vaksinasi HPV
Vaksin untuk mencegah infeksi HPV onkogenik (HPV penyebab kanker) telah ditemukan. Vaksinasi HPV saat ini telah dikembangkan untuk beberapa tipe yaitu Bivalen tipe 16 dan 18) atau kuadrivalen (tipe 6,11,16,18).
Apa Keuntungan Vaksin HPV ?
Vaksin HPV efektif mencegah infeksi HPV onkogenik tipe 6,11,16 ,18 dan mencegah lebih dari 70% kasus kanker serviks (kanker leher rahim).

Siapa saja yang perlu mendapat Vaksin HPV?
Vaksin HPV terbukti efektif hanya jikadiberikan pada orang yang belum pernah terkena infeksi HPV.
1.Dianjurkan pada saat seseorang belum aktif secara seksual.
2.Kondisi fisik sehat dan baik.
3.Vaksin HPV tidak direkomendasikan untuk wanita hamil.
4.Vaksin ini terutama dianjurkan diberikan untuk wanita usia 12 – 55 tahun.

Kapan Pemberian vaksin HPV?
Vaksin HPV diberikan secara berkala melalui 3 kali suntikan dalam waktu 6 bulan, suntikan kedua dan ketiga diberikan 2 dan 6 bulan setelah suntikan pertama.

Syarat Vaksinasi :
1.Kondisi badan sedang dalam keadaan sehat
2.Belum melakukan aktivitas seksual. Jika sudah pernah melakukan maka diharuskan melakukan pemeriksaan pap’s smear

Vaksinasi HPV dapat dilakukan di Instalasi Deteksi Dini Kanker Dharmais dan PKRS RS. Kanker “Dharmais”.